Langsung ke konten utama

161011: Welcome Party PPI Kobe

Sudah menjadi tradisi jika ada pendatang baru maka akan banyak welcome party atau jika di kampus ada tea party. Begitu pun dengan PPI Kobe, sebagai penyambutan bagi warganya yang baru, welcome party diadakan di Okurayama. GPS disini sangat penting untuk mengetahui tempat yg dituju, bgm jika tidak punya? maka telepon lebih penting dari GPS. Anda tinggal telepon teman anda yang sudah "selamat" d tempat tujuan atau anda bisa telepon panitia agar diarahkan samapai di tempat pertemuan.
 Ingin tahu tempatanya?  (tersesat sudah hal biasa), inilah petanya:



Petunjuk jalannya agar sampai di acara:

1.    1. Dari Kobe JR Eki (Jalur merah) : Keluar Central Gate belok kiri langsung berjalan menuju ke arah utara --> menyeberang jalan besar dan berjalan di sisi barat Minatogawa Jinja ( lurus sampai mentok (Kobe Bunka Hall), belok kanan kemudian masuk melewati okurayama koen kecil (taman dengan pancuran air) --> menyeberang jalan kecil --> belok kiri --> pertigaan belok kanan (jalan di samping Kobe Daigaku Byoin), kemudian ada jalan undakan naik ke atas sudah masuk ke Okurayama Koen besar lalu langsung belok kiri. (20 menit jalan kaki).
1.    2. Dari Kosoku Kobe Hankyu / Hanshin Eki (Jalur hitam) : keluar lewat East Gate langsung belok kanan --> kemudian keluar lewat nishi yama guci (karena eki-nya di underground)--> Terus jalan ke utara sama seperti jalur dari JR Kobe Eki (15 menit jalan kaki)
1.    3. Dari Chikatetsu. Turun di Okurayama, keluar lewat nishi gate (Pintu barat). Hati-hati pintu baratnya ada 2, pilih yang kanan untuk bisa langsung keluar di okurayama koen kecil. Kemudian setelah keluar langsung berjalan menuju utara melewati okurayama koen kecil dan seterusnya menyeberang jalan kecil --> belok kiri --> pertigaan belok kanan (jalan di samping Kobe Daigaku Byoin), kemudian ada jalan undakan naik ke atas sudah masuk ke Okurayama Koen besar lalu langsung belok kiri. (5 menit jalan kaki).                     






Komentar

Postingan populer dari blog ini

051011: Berlangganan HP Softbank

Sebagai foreigner, yg paling mudah adalah membeli Iphone yg langsung ter include dengan nomer. Syaratnya: 1. Pasport 2. ID Card 3. Buku Tabungan Iphone 4 dengan harga 48ribuan sudah langsung bisa conect dan tinggal memilih paket yang akan diambil.Informasi selengkapnya bisa membuka web Softbank  http://mb.softbank.jp/en/ Untuk berlangganan HP 0 yen (alias hanya membayar langganannya saja). Caranya hampir sama, tetapi yang ini haruslah sudah mempunyai ID card dan pakai credit card serta  insurance health -selain syarat seperti untuk Iphone 4 diatas- sudah tinggal 3 bulan di jepang. Ternyata bisa apply juga hanya dengan pasport, ID card dan buku tabungan asal ada teman (senpai/senior) yang mau meminjamkan credit cardnya. Dengan sistem zero yen ini, kita hanya kena biaya berlangganan saja sedangkan HP nya 0 (zero). Biaya aktivasi setiap nomer baru sebesar 3.150 yen. Jika tidak menggunakan credit card akan dikenai biaya HP sebesar 3.150 pada bulan kedua (untuk beli HP ...

111011: Mirin

Sepintas mirip minyak goreng, tapi ini bukan minyak goreng. Jika anda memakainya untuk menggoreng niscaya goreng telur pun ga akan pernah jadi. Gambar diatas adalah MIRIN. Berhati-hatilah ketika berbelanja di supermarket jepang, karena hampir semua produk ditulis dalam bahasa jepang. Untuk masalah makanan bagi seorang muslim di jepang memang harus pintar-pintar mengetahui kandungannya ( dunia ini bagai penjara bagi orang muslim yang taat) . Mirin adalah bumbu dapur untuk masakan Jepang berupa minuman beralkohol berwarna kuning, berasa manis, mengandung gula sebanyak 40%-50% dan alkohol sekitar 14%. Mirin digunakan pada masakan Jepang yang diolah dengan cara nimono (merebus dengan kecap asin dan dashi) dan campuran untuk berbagai macam saus, seperti saus untuk kabayaki (tare), saus untuk soba (soba-tsuyu), saus untuk tempura (tentsuyu) dan saus teriyaki. Sumber:  http://www.halalguide.info/2008/10/15/apa-itu-mirin/

281011: Berangkat Ke Jepang

Saya memulai cerita di blog ini dengan keberangkatan dari Indonesia. Saya harus beangkat ke jepang melalui Denpasar,karena bandara yang dituju Kansai. Anehnya, jalur udara yang saya tempuh: Yogya-jakarta-denpasar-kansai. Tahu kenapa? Karena rumah berada dekat Yogya (3 jam perjalanan kereta), dan pihak pengurus beasiswa kuliah, ada di Jakarta. Jika ditotal perjalan uadara yang ditempuh kurang lebih 10 jam (yogya-kansai) plus menunggunya bisa jadi 15 jam. Maximal bawaan yang bisa masuk di bagasi pesawat adalah 30 Kg, saya naik pesawat Garuda Indonesia, jika lebih dari 30 kg maka dikenakan biaya tambahan ada yang mengatakan 10 dollar amrik ada yang mengatakan aturan baru yaitu 25 dollar. Ini pun yang menjadi masalah seorang teman, ketika ia ingin berangkat ke Nigata, barang bawaannya over capacity dan harus membayar tambahan. Sang petugas "ngotot" memberlakukan aturan baru sehingga harus menambah 4 jutaan, beruntungnya masalah tersebut bisa diselesaikan dengan komunikasi yang ...